BROJONEGORO,- Peredaran pupuk bersubsidi di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) merupakan pelanggaran serius terhadap regulasi yang telah ditetapkan oleh Pemerintah. Hal ini, Pemerintah Daerah Kabupaten Bojonegoro harus lebih tegas dalam pemberian saksi bagi pengecer pupuk bersubsidi.
Pupuk subsidi dirancang untuk meringankan beban petani. Namun, fakta di lapangan menunjukkan masih adanya kios atau kelompok tani yang menjual pupuk di atas HET. Ini tidak hanya merugikan petani, tetapi juga bertentangan dengan tujuan Presiden Prabowo Subianto dalam mendukung sektor pertanian dan program ketahanan pangan nasional. pada Jum’at, 2/5/2025.
Pupuk bersubsidi seharusnya menjadi solusi bagi petani agar dapat meningkatkan hasil produksi pertanian tanpa terbebani dengan biaya yang tinggi.
Seperti curhatan salah satu warga Desa Palembon Kecamatan Kanor Kabupaten Bojonegoro yang enggan untuk menyebutkan namanya, sebut saja (Kin) menyampaikan, kalau di desanya untuk penebusan pupuk di kelompok tani / Kios di hargai satu karung Rp, 150.000.
Lanjutnya, kalau dirinya biasanya mendapat 6 karung, tapi untuk ambilnya tiap pupuk datang hanya di kasih satu karung dan nanti kalau datang lagi satu karung lagi, itu pun kalau tahu ada pupuk datang, kalau tidak tahu ya, gak dapat” Tuturnya.
Ia ( warga) juga menyampaikan kalau pupuk juga ada yang di jual keluar Desa Palembon” tambahnya.
Dengan adanya keluhan petani terkait penjualan pupuk subsidi yang tidak sesuai regulasi atau harga HET ( harga eceran tertinggi) di harapkan pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah Kabupaten Bojonegoro untuk mengambil tindakan tegas dalam menegakkan regulasi untuk memastikan harga pupuk subsidi sesuai dengan HET.
Serta memberikan sanksi kepada pihak yang melanggar aturan, Ini penting demi melindungi kepentingan petani dan keberlanjutan sektor pertanian.
Sampai berita ini di publikasikan pihak kios Desa Palembon Kecamatan Kanor belum ada konfirmasi lebih lanjut soal adanya penjualan harga pupuk diatas HET dan dugaan kebocoran pupuk bersubsidi.(Red)
*Foto diambil dari google*












