TNI  

Kodim Bojonegoro Kibarkan Merah Putih, Teguhkan Pancasila Sebagai Fondasi Perdamaian Dunia

admin
IMG 20260601 WA0009 copy 914x643

BOJONEGORO – Merah Putih berkibar gagah di lapangan Markas Kodim 0813 Bojonegoro, Senin pagi (1/6/2026). Komando Distrik Militer setempat menggelar Upacara Bendera dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila 2026 dengan tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”.

Upacara dipimpin langsung Komandan Kodim 0813 Bojonegoro, Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto. Seluruh prajurit TNI dan Pegawai Negeri Sipil jajaran Kodim 0813 mengikuti upacara dengan khidmat.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Dandim membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI, Yudian Wahyudi. Dalam amanatnya, Yudian menegaskan peringatan 1 Juni bukan sekadar seremoni tahunan.

“Lebih dari sekadar seremoni tahunan, hari ini adalah momen refleksi untuk memastikan bahwa api Pancasila tetap menyala dalam jiwa setiap insan Indonesia,” kata Yudian.

Ia menekankan, tema tahun ini adalah pernyataan tegas bahwa nilai luhur Pancasila relevan menjaga keutuhan bangsa sekaligus menjadi jawaban terciptanya perdamaian dunia. Di tengah dunia yang dilanda ketidakpastian, Indonesia dengan 17.000 pulau dan ratusan etnik tetap kokoh karena Pancasila.

“Pancasila adalah ‘Jangkar Moral’ kita dalam menghadapi turbulensi global, mulai dari disrupsi teknologi hingga dinamika geopolitik,” tegas Yudian.

Lebih lanjut, Kepala BPIP mengingatkan Indonesia punya tanggung jawab konstitusional ikut mewujudkan ketertiban dunia berdasar kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial. Kebijakan luar negeri bebas aktif serta nilai musyawarah-mufakat adalah diplomasi yang dibutuhkan dunia.

“Kontribusi pasukan perdamaian Indonesia di bawah bendera PBB dan peran mediasi konflik adalah pengejawantahan sila kedua, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab,” ujarnya.

Di akhir amanat, Yudian mengajak seluruh elemen bangsa, terutama generasi muda, menjadikan Pancasila sebagai living ideologi, Ia juga menitipkan pesan ke Menteri dan Kepala Daerah agar setiap kebijakan publik berlandaskan keadilan sosial dan melawan intoleransi-radikalisme.

“Selama darah Indonesia masih mengalir di tubuh kita, Pancasila akan senantiasa hidup dalam setiap denyut nadi seluruh anak bangsa. Selamat Hari Lahir Pancasila, Jayalah Indonesiaku, Merdeka,” pungkasnya. (Red)

Tinggalkan Balasan