BOJONEGORO – Komisi D DPRD Kabupaten Bojonegoro menggelar rapat kerja bersama `Dinas Lingkungan Hidup ‘DLH` Kabupaten Bojonegoro, Jumat (17/7/2026). Rapat ini untuk mengevaluasi pelaksanaan program dan kegiatan Tahun Anggaran 2026.
Rapat menjadi momentum meninjau capaian program sekaligus memperkuat koordinasi legislatif dan eksekutif dalam mewujudkan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.
Kepala DLH Kabupaten Bojonegoro, Luluk Alifah`, memaparkan perkembangan program yang telah dijalankan sepanjang 2026. Paparan meliputi capaian kinerja, realisasi kegiatan, hingga tantangan di lapangan.
Laporan tersebut menjadi bahan `Komisi D` dalam menjalankan fungsi pengawasan urusan pemerintahan sektor lingkungan hidup.
Wakil Ketua Komisi D DPRD Bojonegoro, Syukur Priyanto`, menyampaikan sejumlah masukan. Ia meminta penjelasan terkait efektivitas program, pemanfaatan anggaran agar lebih optimal, serta strategi DLH meningkatkan kualitas pelayanan ke masyarakat.
Selain capaian program, rapat juga menyoroti isu strategis. Di antaranya penguatan pengelolaan sampah, peningkatan kebersihan lingkungan, pengembangan `RTH`, hingga upaya pelestarian lingkungan berkelanjutan.
“Program-program ini harus memberi dampak nyata bagi masyarakat. Tujuannya menciptakan lingkungan yang sehat, bersih dan nyaman di Bojonegoro,” ujar Syukur.
Melalui forum evaluasi ini, DPRD Bojonegoro berharap sinergi `Komisi D` dan`DLH`terus diperkuat agar seluruh program TA 2026 terlaksana maksimal, tepat sasaran, dan sesuai kebutuhan masyarakat.
Komisi D` juga menegaskan komitmen mengawal pelaksanaan program lingkungan hidup. Tujuannya agar setiap anggaran yang dialokasikan benar-benar menghasilkan manfaat nyata, baik dalam peningkatan pelayanan publik maupun menjaga kelestarian lingkungan. (Red)












