Gapontan Banjarjo Sumberrejo Terima 38,5 Ton Pupuk NPK, Petani Tembakau Bojonegoro Terbantu

admin
IMG 20260810 WA0014

BOJONEGORO – Kabar menggembirakan datang bagi petani tembakau di Desa Banjarjo, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro. Di tengah biaya produksi yang terus naik, bantuan pupuk NPK dari Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menjadi angin segar untuk menjaga produktivitas tanaman.

Salah satu penerima bantuan terbesar di wilayah Sumberrejo adalah Gapoktan Tani Maju Sejahtera, Desa Banjarjo. Kelompok tani ini mengelola lahan tembakau seluas 220 hektare dan mendapatkan bantuan pupuk NPK sebanyak 38,5 ton.

Ketua Gapoktan Tani Maju Sejahtera, Suwito, menyebut bantuan tersebut sebagai bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap keberlangsungan usaha tani masyarakat.

“Kami dari Gapoktan Tani Maju Sejahtera Desa Banjarjo mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, Ibu Wakil Bupati Nurul Azizah, serta Bapak Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian beserta seluruh jajaran yang telah memberikan bantuan pupuk kepada petani kami sebanyak 38,5 ton,” ujarnya.

Menurut Suwito, dukungan pupuk tersebut sangat membantu petani dalam menjaga pertumbuhan tanaman sekaligus meningkatkan produktivitas saat musim panen tiba.

“Kami berharap bantuan ini memberikan manfaat yang besar, meningkatkan produktivitas tanaman tembakau, serta menambah semangat petani dalam mengelola lahannya,” pungkasnya.

Bagi petani, pupuk bukan sekadar sarana produksi. Bantuan ini menjadi bentuk dukungan pemerintah agar petani tidak sendirian menghadapi musim tanam hingga panen.

Hal senada juga disampaikan Gapoktan lain di Bojonegoro. Gapoktan Sumber Rezeki, Desa Sumberagung, Kecamatan Kepohbaru yang mengelola 125 hektare lahan juga menerima bantuan 21.875 kilogram NPK.

Perwakilan Gapoktan Sumber Rezeki, Suprapto, mengatakan pupuk merupakan komponen penting budidaya tembakau di saat biaya produksi terus naik.

“Bantuan ini sangat membantu kami dalam mengurangi biaya produksi dan menjadi penyemangat bagi petani untuk meningkatkan hasil panen,” katanya.

Bantuan pupuk NPK ini menjadi salah satu bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam memperkuat sektor pertanian. Sektor ini dinilai penting karena menjadi salah satu penopang ekonomi masyarakat di daerah.

Dengan adanya bantuan pupuk, beban biaya produksi petani diharapkan dapat ditekan. Petani pun memiliki ruang lebih besar untuk mengoptimalkan perawatan tanaman dan mengejar hasil panen yang lebih baik.

Pada akhirnya, bantuan tersebut bukan hanya soal pupuk yang sampai ke lahan. Lebih dari itu, ada harapan agar produktivitas meningkat, pendapatan petani membaik, dan kesejahteraan keluarga petani tembakau di Bojonegoro ikut terdongkrak.(Red)

Tinggalkan Balasan