Desa  

Gelombang Kedua, Ratusan Warga Bayemgede Kepohbaru Desak Kades Copot Sekdes

admin
IMG 20260929

BOJONEGORO – Ratusan warga Desa Bayemgede, Kecamatan Kepohbaru, Kabupaten Bojonegoro, kembali menekan pemerintah desa agar segera memberhentikan Sekretaris Desa (Sekdes) dari jabatannya.

Ini adalah gelombang kedua desakan warga dalam kurun waktu kurang dari dua minggu. Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) digelar di Balai Desa Bayemgede, Senin malam (28/9/2026).

Musdesus dihadiri Kepala Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, perwakilan Koramil dan Polsek Kepohbaru, serta aparat keamanan desa.

Perwakilan warga menyampaikan secara terbuka bahwa kepercayaan masyarakat terhadap Sekdes telah runtuh.

“Intinya, kami seluruh warga sudah tidak mau lagi melihat Sekdes ini bertugas di Desa Bayemgede. Banyak kesalahan yang sudah dilakukan, selama ini kami masih bersabar dan diam. Namun saat acara karnaval kemarin, ia justru menimbulkan masalah lagi. Kami sudah tidak sabar,” tegas koordinator warga di hadapan seluruh peserta rapat.

Warga memberi peringatan tegas. Jika Sekdes tetap dipertahankan, ketidaktertiban lebih besar tidak bisa dihindari.

“Kami meminta Kepala Desa dan pejabat berwenang segera mencopot Sekdes dari jabatannya. Kalau masih tetap bertugas, jangan salahkan kami jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Kami siap menggelar aksi demonstrasi yang lebih besar,” tandasnya.

Menanggapi desakan itu, Kepala Desa Bayemgede, Mu’in, S.pd., menyatakan menerima aspirasi warga dan akan segera meneruskannya ke atas.

“Saya menerima usulan masyarakat untuk pemberhentian Sekdes. Saya akan melaporkan dan mengkomunikasikan hal ini kepada Camat Kepohbaru hingga ke Bupati Bojonegoro. Masyarakat sudah tidak menginginkannya lagi, apa lagi yang bisa kami lakukan?” ujar Mu’in.

Sebelumnya, pada Kamis (17/9/2026), warga sudah datang ke Balai Desa untuk menyampaikan tuntutan yang sama. Kini, tekanan semakin kuat dan tidak bisa ditunda lagi.(Red)

Tinggalkan Balasan