BOJONEGORO – Mobil Siaga Desa Tlogoagung, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro diduga disalahgunakan untuk keperluan pribadi. Berdasarkan informasi yang di dapat media ini, kendaraan aset desa tersebut terlihat digunakan untuk rombongan berwisata dan sempat berhenti di warung tuak di wilayah Kabupaten Tuban.
Peristiwa itu memicu kekhawatiran warga. Sebab Mobil Siaga Desa sejatinya diperuntukkan bagi pelayanan publik seperti evakuasi warga sakit, kegawatdaruratan, serta kegiatan pemerintahan dan kemasyarakatan desa.
Salah satu warga Tuban, “DM ” yang mengetahui kejadian tersebut menyampaikan kekecewaannya.
“Saya heran mobil siaga desa kok bisa-bisanya dibuat jalan-jalan ke warung tuak. Gimana dengan SOP-nya dan pengawasan Pemkab Bojonegoro. Seolah-olah mobil siaga milik pribadi saja,” ujarnya, Selasa, 18/8/2026.
Penggunaan kendaraan dinas atau aset milik pemerintah desa untuk kegiatan rekreasi atau keperluan pribadi di luar wilayah desa, apalagi hingga ke luar kabupaten, diduga melanggar prinsip tata kelola aset desa yang baik dan belum tentu sesuai Standar Operasional Prosedur yang berlaku.
Hingga berita ini diturunkan, awak media telah berupaya meminta konfirmasi kepada Camat Baureno selaku pembina pemerintahan desa. Namun hingga saat ini belum ada tanggapan atau penjelasan resmi yang diberikan.
Pihak Pemerintah Desa Tlogoagung selaku pemilik dan pengelola aset juga belum memberikan klarifikasi apapun terkait penggunaan kendaraan tersebut.
Belum diketahui apakah penggunaan Mobil Siaga Desa itu telah mendapat izin dari Kepala Desa maupun pihak berwenang, serta apakah sesuai dengan aturan yang berlaku.
Masyarakat berharap pihak Kecamatan maupun Pemerintah Desa Tlogoagung segera memberikan penjelasan yang transparan dan terbuka. Hal ini agar tidak menimbulkan keraguan di tengah masyarakat terkait pengelolaan aset publik yang bersumber dari uang rakyat. (Red)












