Berita  

MBG di SDN I Sumberrejo Dikomplain Wali Murid, Pihak SPPG Sumuragung Siap Evaluasi

admin
Img 20251209 wa0029 copy 869x1280

Bojonegoro, –Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Sumberrejo Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro kembali menjadi sorotan. Kali ini, wali murid mengeluhkan penyaluran MBG berupa makanan kering buah-buahan yang dicampur menjadi satu wadah dengan karamel, dianggap tidak sesuai standar dan berpotensi membahayakan kesehatan anak-anak.

Menurut sejumlah wali murid pada, Selasa, 9/12/2025, buah-buahan seperti buah kelengkeng dan jeruk itu seharusnya di Peking atau di bungkus plastik sendiri, tidak di jadikan satu wadah.

“Kami sangat khawatir dengan cara penyaluran MBG seperti ini. Buah-buahan yang mengandung serbuk ( buah kelengkeng ) Ini bisa membahayakan kesehatan anak-anak kami,” ujar wali murid SDN 1 sumberrejo Ibu Hesti, salah seorang wali murid SDN 1, dengan nada cemas.

“Seharusnya buah-buahan itu diberikan dengan di bungkus biar steril tidak asal asalan dan dalam kondisi segar dan terpisah, bukan dicampur satu wadah dengan karamel seperti ini. Kami tidak tahu karamelnya dibuat dari apa, apakah aman untuk dikonsumsi anak-anak atau tidak,” saut wali murid yang lain.

Menanggapi keluhan wali murid SDN I Sumberrejo, pihak SPPG Sumuragung menyampaikan, Tidak ada unsur kesengajaan tapi hanya miskomunikasi” Ucapnya.

Lebih lanjut, pihak SPPG Sumuragung menjelaskan, yang porsi besar dan sekolah lain aman sudah di packing. Dengan kejadian ini, pihak SPPG Sumuragung mintak maaf dan akan di jadikan bahan evaluasi untuk menu menu berikutnya” Pungkas Prasetyo ( aslap).

Para wali murid berharap agar pemerintah dan pihak sekolah lebih memperhatikan kualitas dan cara penyaluran MBG. Mereka berharap, bantuan ini benar-benar dapat memberikan manfaat bagi kesehatan anak-anak, bukan malah membahayakan.

Kasus penyaluran MBG yang tidak sesuai standar ini menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak. Pentingnya pengawasan dan kontrol kualitas dalam setiap program bantuan pemerintah agar tepat sasaran dan memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat. **

Tinggalkan Balasan