BOJONEGORO – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DPRD Provinsi Jawa Timur, Sri Wahyuni, menyerap beragam aspirasi warga saat menggelar Reses III di Balai Desa Sambiroto, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Minggu 26 Juli 2026.
Dalam dialog interaktif yang berlangsung hangat tersebut, warga menyampaikan sejumlah usulan prioritas pembangunan. Mulai dari pembuatan jalan tembus yang menghubungkan Desa Sambiroto menuju Desa Kalirejo, pembangunan Jalan Usaha Tani JUT, penguatan kapasitas kelompok tani, hingga perlindungan saluran irigasi dari kerusakan dan penyumbatan.
Sebagai legislator Partai Demokrat dari Daerah Pemilihan Dapil XII yang meliputi wilayah Bojonegoro dan Tuban, Sri Wahyuni menegaskan seluruh masukan yang disampaikan akan menjadi catatan penting yang diperjuangkan sesuai batas kewenangan masing-masing tingkatan pemerintahan.
Menurutnya, usulan yang menjadi prioritas utama adalah hal-hal yang memberi dampak manfaat seluas-luasnya bagi kepentingan masyarakat banyak.
“Seluruh aspirasi yang disampaikan akan kami kawal dan perjuangkan. Jika kewenangannya bukan di tingkat provinsi, kami akan segera berkoordinasi dan menyampaikannya kepada pemerintah kabupaten agar segera ditindaklanjuti,” tegas Sri Wahyuni.
Sementara itu, Ketua DPC Partai Demokrat Bojonegoro, Sukur Priyanto, mengungkapkan komitmennya untuk mengawal rencana pembangunan yang masuk dalam usulan warga. Ia menyebutkan, pada tahun ini telah direncanakan pembangunan tiga titik Jalan Usaha Tani di Desa Sambiroto, sekaligus memastikan usulan jalan tembus ke Kalirejo akan terus didorong hingga terwujud.
Anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Bojonegoro, Sudjono, menambahkan perlunya aturan tegas dari pemerintah desa untuk melindungi jaringan irigasi. Hal ini guna mencegah tindakan penyumbatan atau perusakan yang dapat merugikan para petani dan mengganggu aliran air persawahan.
Kegiatan reses ini berlangsung tertib dan antusias. Hadir perangkat desa, tokoh masyarakat, perwakilan kelompok tani, serta warga yang memanfaatkan kesempatan untuk menyampaikan langsung kebutuhan pembangunan di lingkungannya. (Red)












