Rp519 Juta Ambyar! Rehab SDN Nglarangan Kanor Lantai Terpal Pintu jebol

admin
IMG 20260910

BOJONEGORO – Proyek rehabilitasi ruang kelas senilai Rp519.450.207,05 di SD Negeri Nglarangan, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro ambyar.

Pekerjaan tahun 2025 itu belum genap setahun sudah rusak parah. Lantai masih beralas terpal plastik, plafon belum ada, pintu ruang kelas 4 jebol “rusak” dan ada juga yang tidak bisa ditutup.

Ironisnya, di tahun 2026 ini SDN Nglarangan justru kembali mendapatkan proyek rehabilitasi gedung baru.

Berdasarkan pantauan awak media di lokasi, Rabu 10/9/2026, kondisi bangunan sangat mengecewakan. Pintu ruang kelas 4 retak besar, lapisan penutup mengelupas hancur. Di dalam kelas, lantai hanya rabatan halus dan ditutup terpal plastik, bukan keramik.

Padahal anggaran yang digelontorkan mencapai lebih dari setengah miliar rupiah bersumber dari APBD Kabupaten Bojonegoro. Proyek tersebut dikerjakan CV. Kurnia Andalan Teknik dengan pengawasan CV. Pradipa Consultant, di bawah naungan Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro.

Warga mempertanyakan logika pembangunan tersebut. Mengapa gedung yang belum selesai dan sudah rusak tidak diperbaiki dulu, justru anggaran dialihkan untuk gedung lain?

“Miris sekali, uang ratusan juta habis, bangunan belum finis sudah rusak. Sekarang malah dapat proyek baru lagi. Ke mana perginya tanggung jawab pengawasan Dinas Pendidikan Bojonegoro? Apa hanya menyerap anggaran kualitas bangunan diabaikan,” ujar salah satu warga yang meminta namanya tidak disebutkan.

Kejanggalan bertambah. Proyek rehabilitasi tahun 2026 yang sedang berjalan di SDN Nglarangan tidak dilengkapi papan informasi proyek. Pengawas di lapangan juga tidak terlihat.

Pengamat publik, Ahmad, berharap Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro segera menelusuri masalah ini, meminta pertanggungjawaban kontraktor dan konsultan pengawas, serta memastikan proyek tahun 2026 dikerjakan sesuai spesifikasi, tuntas, dan berkualitas.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro belum memberikan tanggapan.(Red)

Tinggalkan Balasan