BOJONEGORO– Roda pemerintahan definitif di Desa Wotan hingga kini masih menggantung. Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Wotan telah resmi melayangkan surat permohonan pelantikan Kepala Desa terpilih kepada Bupati melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD).
Namun, hingga saat ini tanggal pasti pengambilan sumpah jabatan tersebut belum juga ditentukan.
Kepala Bidang Dinas PMD, Abdul Azis, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp pada Senin (6/7/2026) membenarkan surat permohonan dari BPD Wotan telah diterima.
“Surat permohonan pelantikan Kepala Desa Wotan sudah masuk,” ujar Abdul Azis.
Saat ditanya waktu pelaksanaan, Abdul Azis menyebut pelantikan Desa Wotan tidak bisa berdiri sendiri. Pihaknya masih harus menyelaraskan jadwal dengan desa lain yang juga berproses.
“Bulan ini, tapi tanggalnya belum pasti. Kita menunggu dari Desa Sukorejo, Kecamatan Tambakrejo. Semoga bulan ini terlaksana pelantikan untuk Desa Wotan dan Sukorejo,” tambahnya.
Ketergantungan jadwal pelantikan Desa Wotan dengan progres administrasi di Desa Sukorejo memicu pertanyaan di tengah masyarakat. Penundaan tanpa tanggal pasti dinilai berpotensi menahan akselerasi pembangunan dan pelayanan publik di Desa Wotan. Padahal kepemimpinan definitif sangat krusial untuk pengambilan kebijakan strategis.
Hingga berita ini diturunkan, Ketua BPD Desa Wotan belum dapat dihubungi untuk dimintai tanggapan terkait ketidakpastian tanggal pelantikan ini.
Awak media masih terus berupaya melakukan konfirmasi guna mendapatkan keberimbangan informasi dan mengetahui langkah yang akan diambil pihak desa jika pelantikan kembali molor dari estimasi bulan ini. (Red)












