Berita  

Wihadi Wiyanto Minta Warga Kawal MBG: Jangan Ada Pemotongan Porsi atau Kualitas

admin
20260727

BOJONEGORO – Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra Dapil Jawa Timur IX Bojonegoro-Tuban, Wihadi Wiyanto, meminta masyarakat aktif terlibat mengawasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis MBG.

Hal ini dilakukan agar manfaat program benar-benar diterima siswa tanpa penyimpangan berupa pemotongan porsi atau penurunan kualitas makanan.

Seruan itu disampaikan Wihadi saat menggelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di kediaman konstituen Partai Gerindra, Desa Tegalkodo, Kecamatan Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro, Senin 27 Juli 2026.

Kegiatan turut dihadiri Anggota DPRD Bojonegoro Hendrik Arfianto, Sally Atyasasmi, Kepala Desa setempat, serta ratusan warga.

Dalam sambutannya, Wihadi mengajak masyarakat agar tidak mudah terpengaruh informasi negatif yang beredar di media sosial. Menurutnya, langkah paling efektif adalah melakukan pengawasan langsung di lapangan.

“Jika ditemukan dapur SPPG tidak higienis atau makanan tidak sesuai ketentuan, silakan didokumentasikan dan dilaporkan. Program ini harus dinikmati secara utuh, jangan sampai ada yang memotong hak penerima,” tegasnya.

Ia mencontohkan, jika menu seharusnya menyertakan satu butir telur, maka porsi tersebut tidak boleh dikurangi. Hal yang sama berlaku jika ditemukan makanan basi atau tidak layak konsumsi.

“Kalau makanannya tidak layak atau basi, segera sampaikan. Itu tandanya ada kesalahan pengelolaan. Namun laporkan fakta yang sebenarnya, jangan mengada-ada,” pesannya.

Selain mengawasi MBG, Wihadi juga menyerap aspirasi warga terkait ketersediaan pupuk bersubsidi. Warga mengakui akses pupuk kini lebih mudah dibanding periode sebelumnya, namun jumlahnya dirasa belum mencukupi kebutuhan.

Merespons hal itu, politisi Gerindra ini berjanji akan meninjau kembali sistem distribusi. Ia memaparkan ke depan, penyaluran pupuk subsidi akan diperkuat melalui peran Koperasi Desa Merah Putih agar semakin memudahkan petani.

“Nantinya barang subsidi termasuk pupuk bisa dibeli lewat Koperasi Desa Merah Putih. Harapannya akses petani semakin lancar,” jelasnya di akhir kegiatan. Wihadi juga mengimbau warga untuk selalu menyampaikan aspirasi melalui saluran wakil rakyat yang ada.(Red)

Tinggalkan Balasan