BOJONEGORO – Krisis air bersih kembali melanda Desa Pacing, Dusun Krajan RT 08 RW 02, Kecamatan Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro. Wilayah tersebut sangat terdampak di tengah musim kemarau panjang. Selasa, 15/9/2026.
Sumur warga mengering dan sulitnya akses air bersih membuat aktivitas sehari-hari masyarakat terganggu.
Menyikapi kondisi tersebut, Anggota DPRD Bojonegoro dari Fraksi Partai Gerindra Dapil 2, Hendrik Arfianto, S.H., turun langsung menyalurkan bantuan air bersih untuk warga Desa Pacing.
Dalam kegiatan tersebut, Hendrik memastikan bantuan disalurkan sebanyak 2 kali dalam sehari, pagi dan sore, untuk mencukupi kebutuhan warga selama musim kemarau.
“Krisis air ini harus segera kita atasi. Hari ini kami droping 2 kali, pagi dan sore ke Desa Pacing. Ini bentuk kepedulian kami agar warga tidak kesulitan mendapatkan air untuk kebutuhan pokok sehari-hari,” ucap Hendrik.
Kepala Desa Pacing, Didik Purwahyudi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian yang diberikan. Menurutnya, bantuan air bersih ini sangat dibutuhkan warga di tengah kondisi kemarau yang berkepanjangan.
“Kami atas nama Pemerintah Desa Pacing mengucapkan terima kasih kepada Bapak Hendrik Arfianto dan Fraksi Gerindra Dapil 2. Bantuan air bersih ini sangat membantu masyarakat kami yang sudah kesulitan air selama beberapa minggu. Dengan adanya dua kali pengiriman, pagi dan sore ini, kami berharap kebutuhan dasar warga bisa tercukupi sampai ada hujan,” ujar Didik Purwahyudi.
Menurut Kades Didik, saat ini ada beberapa dusun di Desa Pacing yang paling terdampak karena sumber mata air sudah tidak lagi keluar. Warga terpaksa membeli air atau mengambil dari desa tetangga dengan jarak cukup jauh.
“Kami juga berharap ke depan ada solusi jangka panjang seperti tambahan pembangunan sumur bor atau jaringan PDAM desa di lokasi Dusun Krajan agar warga tidak terus mengalami kesulitan setiap musim kemarau,” tambahnya.
Hendrik menegaskan Fraksi Gerindra Dapil 2 tidak hanya fokus pada bantuan darurat, tetapi juga akan mendorong pemerintah daerah menyiapkan solusi jangka panjang.
“Kami hadir hari ini untuk membantu. Tapi ke depan kami akan terus mengawal agar Desa Pacing dan wilayah Dapil 2 lainnya memiliki infrastruktur air bersih yang memadai. Warga tidak boleh terus-menerus bergantung pada bantuan saat kemarau,” tegasnya.
Slamet, Warga Desa Pacing menyambut baik langkah cepat yang dilakukan Hendrik dan Fraksi Gerindra Dapil 2. Bantuan air bersih yang datang tepat waktu dinilai sangat membantu, terutama bagi keluarga yang sudah beberapa hari kesulitan mendapatkan air.
Diharapkan dengan adanya 2 kali pengiriman pagi dan sore ini, kebutuhan dasar air bersih warga Desa Pacing Dusun Krajan dapat terpenuhi hingga musim kemarau berakhir. (Red)












