BOJONEGORO, – Seiring berjalannya waktu, sejumlah warga Desa Wotan, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro, mulai berdatangan dan memadati area depan Balai Desa pada Kamis (4/6/2026). Kehadiran mereka bertujuan mengawal jalannya ujian tulis dan wawancara Pemilihan Antar Waktu (PAW) kepala desa yang berlangsung di dalam aula balai desa Wotan.
Meski jumlah massa terus bertambah, situasi terpantau aman dan tertib. Puluhan petugas keamanan yang disiagakan sejak pagi berjaga ketat di pintu masuk dan area balai desa. Petugas memisahkan area pelaksanaan ujian dengan ruang pengawasan warga. Interaksi antara petugas dan warga berjalan persuasif untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.
Seperti disampaikan sebelumnya, masyarakat memiliki perhatian tinggi terhadap proses ini, terutama terkait nasib 3 calon yang merupakan warga asli desa. Mereka menegaskan kehadiran sebagai bentuk pengawasan agar Panitia PAW bekerja transparan dan adil.
“Kami datang bukan untuk membuat keributan, tapi ingin memastikan semuanya berjalan sesuai aturan. Kami tidak ingin ada kecurangan yang merugikan calon pribumi,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Panitia PAW melalui juru bicaranya menyatakan menghormati hak warga untuk mengawasi, selama tidak mengganggu konsentrasi peserta. “Kami terbuka terhadap pengawasan, asalkan tetap menjaga ketertiban. Proses di dalam berjalan sesuai jadwal dan standar yang telah ditetapkan,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, ujian tulis masih berlangsung. Warga yang berkumpul tetap menunggu dengan tenang, sambil berdiskusi, menantikan informasi perkembangan terbaru dari panitia. Hasil tahapan ini menjadi penentu siapa saja yang berhak melaju ke pencoblosan untuk memilih pemimpin desa sisa masa jabatan sekitar 2 tahun ke depan. (Red)












