Bojonegoro, – Pembangunan jalan rijid beton yang di danai dari bantuan keuangan Desa ( BKKD) oleh pemerintah kabupaten Bojonegoro yang bertujuan untuk memajukan desa dan memperlancar roda perekonomian masyarakat dan tentunya program BKKD jalan rijid beton tersebut juga harus mengutamakan mutu dan kualitas. Tidak di kerjakan asal asalan agar dana BKKD tersalurkan sesuai peruntukannya tidak mubasir.
Seperti yang terlihat di Desa Tlogoagung kecamatan Baureno kabupaten Bojonegoro ini di duga perkerjaan tidak sesuai spesifikasi teknis yang ada.
” Kami melihat untuk perkerjaan lantainya ( LC ) sangat tipis hanya 3 sentimeter dan juga untuk lapisan agregat juga terlihat tipis mas’ bila ini tidak di evaluasi kita takutnya kekuatan jalan tidak lama dan cepat rusak,” ucapnya Ahmad.
Terkait temuan tersebut kepala desa Tlogoagung saat di konfirmasi pada hari Sabtu, 20/12/2025 menyatakan, kepala desa tidak tau menahu, semua sudah dari pusat dan semua Rab sekabupaten Bojonegoro sama, dan sudah ada pendamping dari pusat, desa hanya mendapat bantuan tapi sana yang mengarahkan semuanya. Ujarnya.
” Kepala desa tidak tahu menahu mas, karena sudah di atur dari atas, seperti Rab, pendamping juga dari dinas PU dan juga di dampingi oleh kejaksaan dan bila kurang jelas silahkan konfirmasi ke pihak terkait,,” ucap kepala desa Tlogoagung.
Hingga berita ini di publikasikan belum ada keterangan resmi dari pihak kejaksaan dan dinas terkait terkait adanya isu pendamping proyek yang di danai dari BKKD kabupaten Bojonegoro. ( Red )












