Desa  

BBGRM XXIII Pejambon, Gotong Royong Jadi Kunci Kemandirian Desa

admin
IMG 20260529 WA0042 copy 1087x815

BOJONEGORO – Semangat gotong royong kembali digaungkan warga Desa Pejambon, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro. Melalui Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat ke-XXIII, Jumat (29/5/2026), Pemdes Pejambon mengangkat tema “Perkuat Semangat Gotong Royong, Kita Kembangkan Kemandirian Desa Menuju Pembangunan Jawa Timur Sebagai Gerbang Baru Nusantara”.

Kegiatan dipusatkan di sepanjang jalan poros desa, mulai depan balai desa hingga wilayah jalan poros lainnya. Perangkat desa, anggota Linmas laki-laki dan perempuan, kader PKK, Babinsa, serta warga turun langsung membersihkan rumput liar di sisi jalan. Sasaran utamanya agar jalan lebih rapi, bersih, dan aman bagi pengguna.

Kepala Desa Pejambon, Abdul Rokhman, menegaskan kemandirian desa tidak bisa tumbuh tanpa kebersamaan. BBGRM, kata dia, adalah wujud nyata pembangunan yang berasal dari rakyat, untuk rakyat, dan dilaksanakan oleh rakyat.

“Oleh karena itu pelaksanaannya membutuhkan dukungan dan partisipasi aktif seluruh komponen masyarakat. Tanpa gotong royong, program pembangunan tidak akan berjalan optimal,” ujarnya di lokasi.

Abdul Rokhman juga menekankan tiga pilar kemandirian desa yang harus dijaga warga, taat membayar pajak, aktif dalam gotong royong, dan memiliki kesadaran keamanan lingkungan melalui ronda.

IMG 20260529 WA0029 copy 486x365

“Apabila ketiga hal tersebut dijalankan, Insyaallah Desa Pejambon akan menjadi desa yang adil, sejahtera, berbudaya, dan berakhlak mulia, serta tercipta suasana aman dan kondusif bagi seluruh warga,” katanya.

Antusiasme warga terlihat sejak pagi. “Kalau semua mau turun tangan, desa kita pasti maju. Ini bukti gotong royong belum mati,” ujar salah satu warga peserta BBGRM.

Pemdes Pejambon berharap semangat yang lahir dari BBGRM XXIII terus terjaga. Dengan kemandirian dan kebersamaan, desa ini ingin ikut berkontribusi mewujudkan Jawa Timur sebagai gerbang baru pembangunan Nusantara serta Kabupaten Bojonegoro yang bahagia, makmur, dan membanggakan. (Red)

Tinggalkan Balasan