BOJONEGORO – Sebanyak 81 peserta akan mengikuti tes penjaringan perangkat desa di 4 desa Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, pada Har Kamis 23 Juli 2026.
Keempat desa tersebut adalah Desa Tambahrejo untuk formasi Kasi Pelayanan, Desa Nglarangan formasi TU dan Umum, Desa Sumberwangi 2 formasi yaitu Kasun dan Kaur Keuangan, serta Desa Kedungprimpen formasi Kasi Pelayanan.
Rinciannya, Desa Tambahrejo diikuti 34 peserta, Desa Nglarangan 3 peserta, Desa Sumberwangi formasi Kasun 15 peserta dan Kaur Keuangan 17 peserta, sedangkan Desa Kedungprimpen 12 peserta.
Ketua Panitia Penjaringan Perangkat Desa Kedungprimpen, Nurhadi mengatakan, panitia saat ini sudah mempersiapkan pelaksanaan ujian tes bagi calon perangkat desa yang digelar besok.
“Untuk pihak ketiga pembuat soal ujian yang digandeng masing-masing desa berbeda,” ucap Nurhadi, Rabu 22 Juli 2026.
Berdasarkan data yang diterima, Desa Tambahrejo menggandeng Universitas Negeri Malang, Desa Nglarangan dari Universitas Brawijaya, Desa Sumberwangi dari UIN Sunan Ampel, dan Desa Kedungprimpen menggandeng Universitas Wisnuwardhana.
Pelaksanaan penjaringan perangkat desa yang diikuti 4 desa tersebut akan dipusatkan di SMP Negeri Kanor.
Sementara itu, Camat Kanor Faisol menekankan pentingnya keterbukaan dalam pelaksanaan kegiatan. Pihak kecamatan telah melakukan sosialisasi dan rapat koordinasi kepada seluruh panitia di masing-masing desa agar proses penjaringan tetap menjaga transparansi.
“Kami berharap seluruh panitia pelaksana seleksi perangkat desa tetap sesuai koridor dan menjadikan keterbukaan sebagai prioritas utama dalam proses penjaringan perangkat desa,” tutupnya.(Red)












