Bojonegoro – Beberapa Sungai di wilayah Kecamatan Kanor Kabupaten Bojonegoro sudah banyak mengalami pendangkalan dan tidak berfungsi sebagai mana mestinya, hal tersebut lantaran akibat banyaknya sampah warga yang di buang kedalam sungai dan menumpuk membuat dampak pencemaran lingkungan.
Hasil pantauan awak media di lokasi dari beberapa titik sungai pada Jum’at,( 11/4/3025) di antaranya aliran sungai di Desa Kanor yang menuju ke Desa Semambung, selain menumpuknya sampah, sungai tersebut juga sudah mengalami kerusakan.
Tumpukan sampah juga terlihat di sungai Desa Bungur Kecamatan Kanor Kabupaten Bojonegoro, tumpukan sampah yang kebanyakan sampah limbah rumah tangga terutama plastik bekas, nyaris terlihat diseluruh aliran Sungai Desa Bungur.
Dari mulai sampah plastik kresek, botol bekas air mineral, plastik dan dus streofom bekas makanan sampai beberapa karung plastik bekas, menumpuk hingga membuat pada perubahan warna air sungai yang menimbulkan bau tidak sedap juga bisa menyumbat aliran sungai.
Padahal, aliran sungai itu melintasi di tengah-tengah pemukiman warga Desa Bungur, Kecamatan kanor yang padat penduduk. Jika terjadi hujan besar, bisa mengakibatkan banjir besar yang menggenangi pemukiman warga padat penduduk.
Ancaman itu, diakibatkan aliran sungai tersumbat tumpukan sampah yang memenuhi badan aliran sungai.
Berdasarkan keluhan warga setempat yang berhasil dihimpun dan narasumber menyampaikan, sampah limbah rumah tangga terutama plastik yang menutupi aliran sungai dapat menimbulkan berbagai dampak negatif. Tak hanya kerusakan lingkungan, juga dampaknya bisa merugikan kehidupan manusia yang sumber air yang di ambil warga sebagai kebutuhan air minum sehari hari.
Warga berharap, untuk itu harus ada penanganan serius dari Pemerintah Daerah Kabupaten Bojonegoro, apa lagi saat ini masuk musim tanam kedua agar kelancaran air sungai bisa efektif dan bisa berguna untuk petani” Tuturnya . (Sl/red)












