Bojonegoro, – Sampah menumpuk akibatkan tanggul sungai rusak dan sungai dangkal. Petani yang ada di Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur mengeluhkan sungai yang dipenuhi sampah dan sudah mengalami pendangkalan, mengingat air sungai itu bila hujan deras bisa meluap kepersawahan mereka.
Salah satu petani, Minto, Selasa 8/4/2025 mengatakan, saat ini kondisi sungai banyak sampahnya dan sudah mengalami kedangkalan sehingga nantinya bila hujan bisa mengalami tersumbat dan air sungai bisa meluap ke persawahan banyak petani yang dirugikan akibat kondisi ini.
“Air sungainya meluap, banyak sampah yang terbawa dari hulu sungai, sehingga kami sebagai pengguna aliran sungai di hilir sangat dirugikan,” katanya.
Ia menjelaskan, salah satu yang semakin membuat petani jengkel adalah masuknya bangkai binatang sampah rumah tangga yang terbawa di antara sampah-sampah tersebut.
“Jika bangkai-bangkai binatang itu dibiarkan masuk kedalam persawahan, maka airnya cepat bau, dan itu berpengaruh pada kualitas produksi tanaman padi,” katanya.
Menurutnya, bangkai binatang yang ikut hanyut bersama sampah itu di antaranya adalah bangkai tikus dan juga bangkai ayam hingga sampah rumah tangga
“Kami berharap kepada Dinas terkait dan Pemkab Bojonegoro untuk segera melakukan pembersihan sungai dan melakukan pengerukan agar tanggul sungai itu dapat menampung air dan minimal memperkecil luapan air ke lahan persawahan.
Ia menjelaskan, seluruh kondisi sungai di wilayah kecamatan Kanor seperti ini banyak sampah dan sudah mengalami pendangkalan dan juga banyaknya tanggul sungai yang rusak, di harapkan pemerintah kabupaten Bojonegoro untuk lebih serius dalam perawatan karena sungai salah satu penunjang kelancaran kebutuhan air untuk para petani sebagai penunjang kebutuhan swadapangan. (Sl/red).












