BOJONEGORO – Tiga hari menjelang penutupan pendaftaran Pemilihan Antar Waktu (PAW) Kepala Desa Wotan, Kecamatan Sumberjo, Kabupaten Bojonegoro. Tiga kandidat telah resmi mendaftar di Sekretariat panitia.
Ketua Panitia Pelaksana, Yoyok, mengonfirmasi seluruh berkas administrasi ketiga pendaftar dinyatakan lengkap dan memenuhi syarat. “Tidak ada dokumen yang dikembalikan atau diminta perbaikan,” ujarnya.
Menurut Yoyok, aturan menetapkan jumlah calon minimal dua orang dan maksimal tiga orang. Skema tahapan selanjutnya akan disesuaikan dengan jumlah pendaftar terakhir.
“Kalau jumlahnya kurang dari dua pendaftar, maka kita akan buka pendaftaran tambahan atau perpanjangan waktu. Namun jika yang mendaftar lebih dari tiga orang, pendaftaran langsung ditutup dan lanjut ke tahap berikutnya sesuai jadwal,” jelas Yoyok.
Untuk menjamin transparansi dan keamanan pelaksanaan, panitia akan berkoordinasi erat dengan pihak berwenang serta mengacu pada peraturan dan pola pelaksanaan pemilihan yang sudah teruji, seperti yang diterapkan pada Pilkada sebelumnya.
“Kita libatkan semua pihak dan buka informasi seluas-luasnya agar proses ini jelas, bebas intervensi, dan bisa dipertanggungjawabkan,” ujarnya.
Antisipasi potensi konflik juga sudah dilakukan. Yoyok menyebut seluruh tahapan dan informasi penting telah disosialisasikan berulang kali kepada masyarakat.
“Namanya pemilihan pasti ada perbedaan pendapat, tapi kita pastikan semuanya berjalan sesuai jalur aturan yang berlaku. Selama setiap langkah dilaksanakan sesuai aturan dan kesepakatan bersama, potensi sengketa dapat diminimalisir,” katanya.
Panitia juga telah menetapkan empat komponen penilaian calon yang masing-masing memiliki bobot nilai: pengalaman mengabdi di lingkungan pemerintahan desa, rentang usia, tingkat pendidikan, serta hasil uji kelayakan.
“Tidak ada satu aspek pun yang diutamakan secara sepihak, misalnya hanya berpatokan pada ijazah pendidikan saja. Seluruh komponen dihitung secara menyeluruh untuk menentukan hasil akhir,” tegas Yoyok.
Di akhir, Yoyok mengajak warga Desa Wotan berpartisipasi aktif dengan menyampaikan usulan dan masukan demi kelancaran proses.
“Kami harap masyarakat bisa memberikan saran yang baik agar pelaksanaan pemilihan ini berjalan lancar, adil, dan pada akhirnya semua pihak bisa menerima hasilnya dengan lapang dada,” pungkasnya. ( Red )












