foto dalam masjid At-Taqwa desa Pejambon.
BOJONEGORO – Pelaksanaan penyembelihan hewan kurban di Masjid AT-TAQWA Desa Pejambon, Kecamatan Sumberjo, Kabupaten Bojonegoro tahun ini mencatat rekor tertinggi. Rapat koordinasi digelar Selasa malam, 19 Mei 2026.
Dari data terbaru panitia, jumlah hewan yang terkumpul mencapai 51 ekor, terdiri dari 7 ekor sapi dan 44 ekor kambing. Dari jumlah kambing tersebut, 3 ekor di antaranya untuk Aqiqah. Capaian ini melampaui target awal dan menjadi yang terbaik sepanjang pelaksanaan kurban di Desa Pejambon.
Keberhasilan ini disebut sebagai bukti tingginya antusiasme dan kepercayaan masyarakat terhadap panitia penyelenggara.
“Kita buka pendaftaran dalam waktu satu minggu saja, namun saat ini sudah tercatat 6 kelompok, termasuk 1 kelompok peserta syirkah (Arisan). Untuk kelompok kecil kita batasi maksimal 3 orang, tapi untuk kelompok besar masih ada peluang penambahan,” ujar perwakilan panitia.
Pengurus Takmir Masjid AT-TAQWA, Kiai Imam Subeki, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut.
“Mudah-mudahan kehadiran Bapak-Ibu sekalian malam ini dihitung oleh Allah SWT sebagai amal ibadah yang bernilai pahala ganda,” ungkapnya.
Ia juga memohon maaf karena undangan rapat digelar malam hari dan mengganggu waktu istirahat warga.
Lebih lanjut, Kiai Imam Subeki menegaskan kegiatan ini merupakan wujud ibadah yang bernilai tinggi.
“Banyak desa lain yang mengaku ingin meniru sistem pelaksanaan seperti di desa kita. Ini menunjukkan panitia kita dipercaya dan menjadi contoh bagi daerah lain,” tegasnya.
Namun ia mengingatkan agar kepercayaan masyarakat jangan disia-siakan. “Jangan sampai kepercayaan ini hilang karena kesalahan kita. Jika kita gagal menjalankan tugas dengan baik, masyarakat tidak akan lagi mempercayakan kegiatan ini kepada kita,” tambahnya.
Ketua Panitia Kurban memaparkan, seiring besarnya jumlah hewan, tanggung jawab panitia juga semakin besar. Panitia diminta bekerja satu komando dan melaporkan setiap masalah di forum kepanitiaan.
“Yang paling penting, kerjakan dengan tulus dan ikhlas. Jangan pernah mengambil sesuatu yang bukan hak kita. Kita tidak hanya saling mengawasi, tapi juga harus bisa mengawasi diri sendiri, karena Tuhan senantiasa mengawasi segala perbuatan kita,” pesannya.
Untuk menunjang kelancaran pelaksanaan, panitia telah menyiapkan dua lokasi khusus, yakni area selatan masjid untuk penampungan sapi dan sisi Utara untuk kambing. Jalur perpindahan hewan dibuat terpisah guna menghindari kerumunan, sementara jadwal penyembelihan disusun rinci agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib, tepat waktu, dan efisien. (Red)












