TNI  

Dukung Swasembada Pangan, Kodim Bojonegoro Sosialisasikan Penggunaan Drone Sprayer

admin
IMG 20260421 WA0045 copy 943x719

BOJONEGORO – Komandan Kodim (Dandim) 0813 Bojonegoro, Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, ST., memimpin langsung kegiatan sosialisasi pembinaan ketahanan pangan sekaligus mendemonstrasikan penggunaan teknologi modern. Pada kesempatan tersebut, dilakukan uji coba pemupukan tanaman padi seluas 50 hektar menggunakan pesawat tanpa awak atau drone sprayer di areal persawahan Kelompok Tani (Poktan) Sido Mukti, Desa Sumodikaran, Kecamatan Dander, Selasa (21/4/2026).

Kegiatan inisiasi ketahanan pangan ini digelar bekerja sama dengan PT Solusi Tani Indonesia (STI) selaku penyedia teknologi dan produsen pupuk cair NPK. Turut hadir mendampingi antara lain Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bojonegoro, Forkopimcam Dander, BPP Kecamatan Dander, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Kepala Desa Sumodikaran, serta Koordinator Penyuluh Pertanian (Korluh) setempat.

Tujuan utama kegiatan ini adalah mendukung program pemerintah dalam swasembada pangan, serta mendorong para petani agar lebih adaptif terhadap kemajuan teknologi, khususnya dalam efisiensi proses pemupukan.

Dalam demontrasi tersebut, terlihat drone pertanian dengan lebar sayap sekitar 1 meter terbang mengangkut 40 liter pupuk cair. Alat tersebut menyebarkan nutrisi ke tanaman padi secara otomatis dan presisi sesuai peta lahan yang telah diatur oleh operator melalui remote control.

Dandim 0813 Bojonegoro, Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata dukungan TNI terhadap kedaulatan pangan. Selain untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan perekonomian daerah, hal ini juga memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“Pemanfaatan teknologi drone sprayer di sektor pertanian sangat diperlukan. Ini adalah langkah maju untuk meningkatkan efisiensi, ketepatan pemupukan, dan hasil produksi. Kami berharap ini menjadi akselerator transformasi pertanian Bojonegoro dari pola konvensional menuju pertanian presisi yang lebih produktif dan berdaya saing,” ujar Dandim.

Ia menambahkan, dengan adanya teknologi ini, pekerjaan berat menjadi lebih ringan, biaya operasional dapat ditekan, waktu kerja jauh lebih efisien, namun hasil produksi justru lebih maksimal. “Kodim 0813 akan terus bersinergi dengan semua pihak demi mendukung program ketahanan pangan nasional,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala DKPP Kabupaten Bojonegoro, Zaenal Fanani, menyambut positif inovasi ini. Menurutnya, ketahanan pangan adalah program prioritas nasional yang digagas Presiden Prabowo Subianto, sehingga dukungan semua elemen sangat dibutuhkan.

“Teknologi dan inovasi pertanian mutlak diperlukan untuk meningkatkan produktivitas. Penggunaan drone dan pupuk berkualitas menunjukkan bahwa sektor pertanian kita terus berkembang dan mampu beradaptasi dengan kemajuan zaman,” ungkapnya.

Antusiasme juga ditunjukkan oleh para petani. Ketua Poktan Sido Mukti, M. Zaenul Mustofa, mengaku sangat terbantu dengan hadirnya teknologi tersebut.

“Kami sangat senang dan berterima kasih. Dengan adanya drone ini, pekerjaan jadi jauh lebih efektif dan efisien. Bisa hemat waktu, hemat tenaga, dan pastinya juga hemat biaya operasional,” pungkasnya. ( Red ).

Tinggalkan Balasan