*foto perkerjaan jalan lingkungan desa Soko 2025*
Bojonegoro,- Jalan merupakan salah satu sarana transportasi yang sangat berpengaruh terhadap aktivitas masyarakat, perbaikan infrastruktur jalan desa dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas masyarakat desa, karena infrastruktur jalan merupakan salah satu kebutuhan vital yang harus di penuhi. Minggu 11/05/2025
Namun perbaikan jalan lingkungan yang ada di Dusun Soko, Desa Soko Kecamatan Temayang Kabupaten Bojonegoro mendapat sorotan dari awak media dan warga, pasalnya dalam proses pengerjaan jalan tersebut diduga tidak sesuai harapan, pasalnya, di lihat tidak tampak adanya lantai kerja dan tidak memiliki papan informasi dan juga terlihat untuk matrial besinya juga sangat kecil.
Sesuai amanah undang-undang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Nomor 14 tahun 2008 dan perpres nomor 24 tahun 2010 dan nomor 70 tahun 2012, dimana mengatur setiap bangunan fisik yang dibiayai oleh negara wajib memasang nama papan proyek.
Papan nama penting sebagai sarana masyarakat mengetahui jenis kegiatan proyek, besarnya anggaran asal usul anggaran (DD/APBD/APBN) tanggal waktu pelaksanaan, kegiatan dan perawatan.
Menurut salah satu warga Desa Soko Kecamatan Temayang yang namanya tidak mau di sebutkan di media, menurutnya pekerjaan sudah berjalan selama tiga hari dan sudah mencapai 50 persen dengan panjang 85 meter ini memakai anggaran dari mana.
“Kami masyarakat, mempertanyakan jalan yang dikerjakan di Dusun Soko Desa Soko kecamatan Temayang itu menggunakan Dana Desa atau dana apa” Ucap warga.
Lanjut ia menambahkan, berapa jumlah anggarannya dan masyarakat juga perlu tau, kalau memang sudah transparan ya nggak masalah’ Cetusnya
Disaat media ini mengkonfirmasi kepada salah satu pekerja proyek memang tidak ada dasaran atau lantai kerja, lebih jelasnya mas tanya timlak. Ucap pekerja.
Di tempat yang sama, timlak atau pelaksana pekerjaan saat di konfirmasi Dia hanya menjawab “petok pak kades mawon mas” red Jawa” ( temui aja pak kades mas ).
Setelah itu langsung meninggalkan tempat seperti Engan menjawab pertanyaan wartawan.
Setelah dapat arahan dari timlak awak media mencoba menghubungi Kepala Desa Soko melalui seluler pribadinya tidak ada respon dan awak media juga mengirimkan pesan melalui WA pribadinya untuk konfirmasi juga tidak ada respon hanya di lihat saja, hal ini menambah kecurigaan kalau perkerjaan tersebut di kerjakan dengan asal asal” asal untung”. ( HR/Red)
Reporter: muntohar.












