Kontributor: Malikun.
BOJONEGORO – Tradisi sedekah bumi di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro mendapat kehormatan besar. Dua tokoh penting daerah, Wakil Bupati Nurul Azizah dan Anggota DPRD Bojonegoro Fraksi Partai Demokrat Sukur Priyanto, hadir langsung dalam puncak acara syukur hasil panen warga, Minggu (30/5/2026).
Sedekah bumi digelar di Dusun Kesongo, Desa Kesongo, dengan rangkaian doa bersama, kirab gunungan hasil bumi, dan pembagian hasil panen kepada warga. Ribuan warga dari berbagai dusun tumpah ruah mengikuti prosesi yang menjadi penanda rasa syukur atas limpahan rezeki pertanian tahun ini.
Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah menyampaikan apresiasi atas konsistensi warga Kesongo menjaga tradisi leluhur. Menurutnya, sedekah bumi bukan sekadar ritual, melainkan cerminan gotong royong dan kebersamaan yang harus dirawat.
“Pemerintah daerah sangat menghargai kearifan lokal seperti sedekah bumi. Ini bukti masyarakat Bojonegoro masih kuat memegang nilai syukur, peduli sesama, dan menjaga harmoni dengan alam. Nilai inilah yang kita butuhkan untuk membangun daerah,” ujar Nurul Azizah di sela acara.
Hal senada disampaikan Anggota DPRD Bojonegoro Fraksi Partai Demokrat, Sukur Priyanto. Ia menilai sedekah bumi menjadi pengingat bahwa hasil pertanian tidak lepas dari campur tangan Tuhan dan kerja keras petani.
“Sedekah bumi mengajarkan kita rendah hati. Sekaya apa pun, manusia tetap butuh tanah, air, dan doa. Saya bangga melihat warga Kesongo kompak. Tradisi seperti ini harus kita lestarikan agar anak cucu tidak kehilangan jati diri,” kata Sukur Priyanto.
Kepala Desa Kesongo menyebut keterlibatan dua tokoh daerah membuat semangat warga semakin kuat. “Hadirnya Bu Wabup dan Pak Sukur jadi bukti pemerintah dekat dengan rakyat. Warga merasa dihargai dan tradisi kita diakui,” ujarnya.
Acara ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan desa dan kelancaran musim tanam berikutnya. Warga berharap sedekah bumi terus digelar setiap tahun sebagai wujud syukur dan perekat kebersamaan. (Red)












