Seleksi JPT Pratama Bojonegoro, 5 Kursi Strategis OPD Diuji Gagasan dan Wawancara

admin
FB IMG 1780987791143 768x432

BOJONEGORO, – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menyelesaikan tahapan seleksi kompetensi bidang melalui presentasi uji gagasan dan wawancara Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama. Kegiatan berlangsung dua hari, Senin dan Selasa, 8-9 Juni 2026, di lingkungan Pemkab Bojonegoro.

Seleksi terbuka ini diikuti peserta yang melamar pada lima jabatan pimpinan tinggi pratama di Organisasi Perangkat Daerah. Kelima jabatan tersebut adalah Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro, Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah, serta Kepala Satuan Polisi Pamong Praja.

Proses penilaian dilakukan Panitia Seleksi yang terdiri dari unsur internal dan eksternal. Pansel internal dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Bojonegoro Edi Susanto sebagai Ketua. Anggota internal lainnya adalah Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah serta Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan. Tiga anggota pansel eksternal mengikuti secara langsung maupun melalui Zoom Meeting.

Edi Susanto saat membuka kegiatan menyampaikan, tahapan wawancara dan pendalaman diharapkan menghasilkan pemimpin yang siap menjalankan amanah jabatan dengan tanggung jawab. Menurutnya, pendalaman tidak hanya menggali kemampuan teknis dan manajerial, tetapi juga membangun komitmen kuat calon pejabat terhadap tugas yang diemban.

“Kami menghendaki calon yang terpilih benar-benar siap melaksanakan tugas dan kewajiban yang diamanahkan. Pada saat pendalaman ini, kami ingin memastikan kemauan kuat dari masing-masing peserta sehingga ketika dipercaya memegang jabatan, mereka dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi,” ujar Edi.

Anggota Panitia Seleksi dari Universitas Sebelas Maret, Tuhana, menjelaskan setiap peserta mendapat waktu 30 menit. Rinciannya 10 menit untuk presentasi makalah dan 20 menit untuk wawancara. Penilaian dilakukan terhadap tiga komponen utama yaitu dokumen gagasan atau makalah yang disusun peserta, kemampuan presentasi, serta hasil wawancara yang mengukur berbagai aspek kompetensi jabatan.

“Penilaian dilakukan melalui tiga instrumen, yaitu penilaian makalah, penilaian presentasi, dan penilaian wawancara. Pada tahap wawancara terdapat sejumlah aspek yang harus dicermati panitia seleksi untuk memastikan kompetensi peserta sesuai kebutuhan jabatan pimpinan tinggi pratama,” jelasnya.

Ia menambahkan, seluruh proses penilaian dilakukan secara objektif dengan instrumen yang ditetapkan sesuai ketentuan seleksi terbuka JPT Pratama. Hasil setiap tahapan menjadi dasar bagi panitia seleksi dalam menentukan peserta terbaik yang direkomendasikan untuk mengisi jabatan yang dilamar.

Melalui proses seleksi terbuka dan kompetitif ini, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro berharap memperoleh pejabat pimpinan tinggi pratama yang memiliki kompetensi, integritas, inovasi, serta komitmen kuat dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik dan pembangunan daerah.(Red)

Tinggalkan Balasan