Bupati dan Wabup Bojonegoro Blusukan ke UMKM Usai Buka Festival Sandur HJB ke-349

admin
IMG 20261024

Bupati Setyo Wahono saat menyerahkan Hadiah di festival sandur.

BOJONEGORO, – Kawasan Alun-Alun Bojonegoro diselimuti kemeriahan pada Sabtu (24/10/2026) malam. Ribuan warga memadati gelaran Bojonegoro Bahagia Car Free Night dan Festival Sandur yang menjadi rangkaian Hari Jadi Bojonegoro (HJB) ke-349.

Acara yang dipusatkan di ruang publik bebas kendaraan dengan pintu masuk utama di depan Kantor Bakorwil Bojonegoro itu dihadiri Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, Wakil Bupati, Sekda, jajaran OPD, Ketua Komisi B DPRD, perwakilan Polres Bojonegoro (Kabag Ops), serta ribuan warga.

Sejak pukul 18.00 WIB, antrean warga sudah mengular untuk mendapatkan 10.000 kupon kuliner gratis yang disediakan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Kupon tersebut langsung ditukarkan di lapak-lapak pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berjejer rapi di kawasan Alun-Alun.

Dalam sambutannya, Bupati Setyo Wahono menegaskan bahwa Festival Sandur merupakan ikhtiar pemerintah untuk merawat identitas daerah.

“Sandur merupakan salah satu tradisi kesenian yang tidak hanya dari Bojonegoro, tapi dari beberapa Kabupaten, ini bagian dari ikhtiar kita untuk merawat tradisi, khususnya untuk beberapa peninggalan yang telah ditinggalkan oleh para pendahulu kita dalam bentuk drama atau tari yang menggambarkan tentang identitas Kabupaten Bojonegoro,” tegas Bupati Wahono.

“Pada peringatan Hari Jadi yang ke-349 ini, tentu kita semua berharap Kabupaten Bojonegoro tetap adem, kita terus menjaga dan menjalin persatuan, bersama-sama bersinergi untuk terus membangun Kabupaten Bojonegoro yang lebih baik dan lebih membanggakan,” pungkasnya.

Usai sambutan, Bupati bersama Wakil Bupati, Sekda, dan jajaran OPD menyerahkan hadiah kepada para juara 1 lomba rangkaian HJB ke-349, di antaranya SMP Negeri 1 Trucuk, SD Negeri Sumberjo 1 Margomulyo, SD Negeri Bakung Kanor, SD Negeri Bubulan 1, SMP Model Terpadu Bojonegoro Kecamatan Kapas, SMP Muhammadiyah 4 Balen, SMP Muhammadiyah 9 Bojonegoro, hingga SMP Negeri 1 Sumberrejo.

Momen menarik terjadi setelah penyerahan hadiah. Bupati dan Wakil Bupati tidak langsung meninggalkan panggung, melainkan blusukan berjalan kaki menyusuri lapak-lapak UMKM mikro, menyapa satu per satu pedagang, dan mencicipi jajanan tradisional.

Kehadiran orang nomor satu dan dua di Bojonegoro itu disambut antusias para pedagang yang sejak sore diserbu pembeli. Salah satunya Siti, penjual lemet dan serabi, yang mengaku dagangannya ludes dalam waktu kurang dari dua jam.

“Alhamdulillah, berkah luar biasa. Omzet naik hingga tiga kali lipat dibanding malam Minggu biasa. Tadi Bapak Bupati dan Ibu Wabup juga mampir ke lapak kami, rasanya senang sekali diperhatikan langsung,” ujar Siti.

Melalui sinergi pemberdayaan UMKM lewat 10.000 kupon gratis dan pelestarian budaya Sandur yang telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Daerah, Car Free Night malam ini menjadi instrumen nyata Pemkab Bojonegoro untuk menggerakkan ekonomi rakyat kecil menuju Bojonegoro Bahagia, Makmur Membanggakan.(Red)

Tinggalkan Balasan