Ragam  

PKB Bojonegoro Tebar 8 Sapi dan 17 Kambing Kurban di 5 Kecamatan

admin
20260529

BOJONEGORO – Di tengah gema takbir Idul Adha 1447 Hijriah, DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Bojonegoro memilih turun ke jalan, bukan sekadar beretorika. Melalui penyaluran 8 ekor sapi dan 17 ekor kambing kurban, Jumat (29/5/2026), partai yang dipimpin Abdullah Umar menegaskan bahwa politik sejatinya adalah pengabdian: hadir, berbagi, dan meringankan beban sesama.

Kegiatan penyembelihan dan pembagian daging kurban tersebar di lima kecamatan: Temayang, Sumberrejo, Baureno, Kedungadem, dan Dander. Khusus Kecamatan Kedungadem, kegiatan dilakukan di dua titik berbeda agar penyaluran menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan.

Ketua DPC PKB Bojonegoro, Abdullah Umar, yang juga menjabat Ketua DPRD Bojonegoro Fraksi PKB, menyebut kegiatan ini wujud nyata kehadiran partai sekaligus ketaatan menjalankan perintah agama.

“Pada momen Idul Adha ini, DPC PKB Kabupaten Bojonegoro menyembelih 8 ekor sapi dan 17 kambing yang tersebar di beberapa kecamatan. Ini bentuk kepedulian kami sekaligus menjalankan perintah dan teladan Nabi Ibrahim a.s. untuk berkurban,” ujarnya di lokasi kegiatan.

Menurutnya, tradisi berkurban adalah warisan luhur yang harus dipraktikkan sebagai bentuk berbagi dengan sesama. Abdullah Umar mencatat ada peningkatan jumlah hewan kurban dibanding tahun sebelumnya. Meski penambahannya tidak besar, ia menilai itu bukti komitmen berkelanjutan PKB untuk terus peduli kepada warga.

“Setiap tahun selalu ada peningkatan jumlah kurban yang dilaksanakan DPC PKB Bojonegoro. Ini bukti kehadiran kami di tengah masyarakat,” tegasnya.

Lebih jauh, Abdullah Umar mengingatkan bahwa makna kurban melampaui pisau dan daging. Idul Adha, katanya, adalah cermin keikhlasan dan empati yang harus hidup sepanjang tahun, bukan hanya sehari.

“Idul Adha harus menjadi jeda untuk merenung. Dari ketaatan Nabi Ibrahim kita belajar memberi tanpa hitungan. Semoga semangat berbagi ini menular, sehingga Bojonegoro tumbuh menjadi daerah yang tidak hanya makmur, tapi juga berhati,” pungkasnya. (Red)

Tinggalkan Balasan