BOJONEGORO – Pembangunan jalan bukan sekadar pekerjaan fisik semata. Lebih dari itu, upaya perbaikan infrastruktur ini merupakan langkah strategis untuk menghadirkan keadilan akses sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat di tingkat desa. Ketika jalan poros desa dalam kondisi baik, manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh seluruh warga, terutama para petani yang mengandalkan akses distribusi hasil pertanian.
Perbaikan infrastruktur jalan yang digencarkan di sejumlah wilayah Kabupaten Bojonegoro terbukti memberikan dampak signifikan bagi mobilitas dan aktivitas ekonomi warga. Kondisi jalan yang sebelumnya rusak parah, bergelombang, atau sulit dilalui, kini berangsur membaik. Perubahan ini mempermudah akses distribusi barang dan kelancaran aktivitas harian masyarakat.
Salah satu contoh nyata manfaat pembangunan ini terlihat di Jalan Poros Desa Ngampal, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro. Jalan tersebut menjadi salah satu penerima manfaat Bantuan Keuangan Khusus (BKK) tahun anggaran 2025. Jika sebelumnya jalan ini memiliki kontur yang sangat curam dan menyulitkan pengguna, saat ini permukaannya sudah mulus dan berfungsi optimal. Perbaikan ini secara langsung mendongkrak perekonomian warga, khususnya para petani di wilayah tersebut.
Tidak hanya memperlancar penjualan hasil pertanian, jalan poros tersebut juga berfungsi sebagai jalur alternatif yang mempersingkat waktu tempuh perjalanan warga. Meskipun sempat ditemukan beberapa hal yang memerlukan perbaikan di tengah proses pelaksanaan pembangunan, saat ini kelancaran arus lalu lintas sudah kembali normal dan aman digunakan.
Kepala Desa Ngampal, Budiyanto, menyampaikan harapannya agar kondisi jalan yang sudah membaik ini dapat terus memberikan manfaat jangka panjang bagi seluruh lapisan masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya pembangunan ini untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
“Letak jalan poros Desa Ngampal ini berada di wilayah akses utama lahan pertanian, sekaligus menjadi jalur penghubung utama bagi warga sehari-hari. Kami berharap pembangunan ini benar-benar dirasakan manfaatnya, tidak hanya saat ini tapi juga untuk masa mendatang,” ujar Budiyanto saat diwawancara, Sabtu (18/4).
Ia juga menambahkan bahwa meskipun sempat menghadapi sejumlah kendala teknis selama proses pembangunan berlangsung, pihaknya tetap optimis pekerjaan pengecoran dan pengaspalan jalan dapat diselesaikan sesuai dengan standar serta petunjuk teknis yang telah ditetapkan oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Inspektorat Kabupaten Bojonegoro.
Sementara itu, Adi, seorang petani warga setempat, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya kepada Pemerintah Desa dan Pemerintah Daerah Bojonegoro atas terealisasinya pembangunan jalan poros yang menghubungkan Dusun Ngajen dan Dusun Barong tersebut.
“Dulu kondisinya sangat parah. Warga bahkan enggan melaluinya dan lebih memilih memutar jalur lain jika hendak pergi ke kota. Tapi alhamdulillah, sekarang jalan ini sudah mulus. Kami semua sangat gembira dan terbantu sekali, terutama dalam membawa hasil panen untuk dijual ke pasar,” ungkap Adi penuh haru.
Penulis: Qomari
Sumber: Liputan Langsung












