Festival Lantung 2026 Luncurkan Geosite Kedung Lantung, Pemkab Bojonegoro Dorong Geowisata Baru

admin
IMG 20261018 WA0012 768x428

BOJONEGORO, – Peluncuran Geosite Kedung Lantung melalui Festival Lantung 2026 menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi Desa Drenges kepada masyarakat yang lebih luas.

Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menilai kawasan tersebut memiliki nilai geologi, sejarah, dan edukasi yang dapat dikembangkan menjadi destinasi geowisata unggulan daerah.

Dukungan pengembangan kawasan tersebut juga datang dari sektor industri hulu migas. Menurut Pemkab, peran industri hulu migas tidak hanya berkaitan dengan upaya menjaga ketahanan energi nasional, tetapi juga dapat mendukung terbentuknya pusat pertumbuhan ekonomi kreatif baru yang bertumpu pada potensi dan partisipasi masyarakat.

Melalui kolaborasi tersebut, Geosite Kedung Lantung diharapkan tidak hanya menjadi objek wisata, tetapi juga menggerakkan ekonomi warga sekitar.

Pemkab Bojonegoro mengajak warga Dusun Nglantung dan Desa Drenges mengambil peran aktif sebagai tuan rumah yang ramah bagi para pengunjung. Masyarakat diharapkan bersama-sama merawat fasilitas, menjaga kebersihan lingkungan, serta memastikan keamanan kawasan.

Keterlibatan warga menjadi faktor penting agar pengembangan destinasi ini dapat berjalan secara berkelanjutan. Tanpa partisipasi aktif masyarakat, pengelolaan geosite dikhawatirkan tidak akan bertahan lama.

Terlebih, Kedung Lantung memiliki peluang untuk dikembangkan sebagai tujuan wisata edukasi bagi sekolah, komunitas, dan masyarakat umum. Karakter geologinya yang unik dapat menjadi media pembelajaran lapangan, sementara nilai sejarah dan budaya lokal menambah daya tarik kawasan.

Dengan perpaduan fenomena geologi, nilai sejarah, edukasi, serta pemberdayaan ekonomi lokal, Geosite Kedung Lantung diharapkan menjadi salah satu ikon geowisata Bojonegoro sekaligus memperkuat langkah daerah dalam memperkenalkan kekayaan geologinya ke tingkat yang lebih luas.(Red)

Tinggalkan Balasan