Desa  

Jalan Poros Desa Siwalan Bojonegoro Bakal Mulus, Tingkatkan Mobilitas Warga

admin
Img 20260226 wa0067 copy 498x373

Bojonegoro – Pembangunan infrastruktur desa semakin merata dan meluas. Kali ini di Kecamatan Sugihwaras tepatnya di jalan poros Desa Siwalan menghubungkan Dusun dampet Progres pembangunan mencapai 75 persen dengan konstruksi rigid beton sepanjang 1,168 meter.

Pembangunan infrastruktur membutuhkan sinergitas antara masyarakat, pemerintah desa, dan pemerintah kabupaten. Melalui Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD), Desa Siwalan di P-APBD 2025, membangun infrastruktur yang memiliki tingkat urgensi.

Selain konektivitas antar dusun, pembangunan ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi desa, khususnya sektor pertanian dan UMKM.

Kepala Desa Joko Widodo menjelaskan, pembangunan jalan sepanjang 1,168 meter memiliki lebar 3,5 meter, serta struktur cor dua lapis. Cor bawah setebal 10 cm dan cor atas setebal 20 cm.

“Sekitar 155 meter lagi belum selesai, dan itu akan segera dikerjakan. Syarat untuk pengajuan tahap berikutnya, penyerapannya harus 90 persen, dan saat ini progres fisik kami sudah memenuhi,” terangnya pada awak media ini pada kamis, 26/02/2026.

Pemilihan lokasi berdasarkan jalan yang menjadi akses utama masyarakat antar dusun dan jalur ekonomi warga. Dengan tingkat urgensi perlu perbaikan karena dinilai kondisi tanah yang  labil dan tidak bisa dilalui saat musim penghujan. Utamanya karena jalur tersebut mendukung aktivitas pertanian, peternakan, dan usaha mikro warga.

“Kalau jalan ini selesai, otomatis aktivitas warga, petani, dan pelaku usaha kecil akan lebih lancar. Ini aset warga dan masa depan ekonomi desa,”.

ketua timlak desa Siwalan, Ali safat  menambahkan mengajak masyarakat ikut menjaga dan mengawasi pekerjaan pembangunan, serta bersabar selama jalur utama belum sepenuhnya bisa digunakan.

“Sementara mengunakan akses alternatif dulu, meskipun mungkin tidak maksimal. Yang penting sabar demi hasil terbaik,” ucapnya.

Pihaknya juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Melalui BKKD infrastruktur, harapannya tetap terjalin sinergi dan dukungan berkelanjutan.

Salah satu warga, menyampaikan rasa syukur dan antusiasme atas pembangunan jalan tersebut. “Kami sangat senang dan mengapresiasi pemerintah desa, Pembangunan jalan ini sangat membantu mobilitas warga, apalagi sudah lama kami menunggu kondisi jalan yang layak,” ujar Bambang warga setempat.

Ia sangat optimistis roda perekonomian desa akan meningkat setelah akses utama itu selesai.

 “Semoga dengan jalan yang bagus bisa menghemat ongkos di saat musim panen,” imbuhnya.

Tinggalkan Balasan